Koleksi Balmain dirampok beberapa hari sebelum pertunjukan Paris Vogue Week

BalmainDirektur Kreatif, Olivier Rousteing, melalui Instagram kemarin mengumumkan bahwa lebih dari 50 potong pakaian dicuri dari sebuah van pengiriman setelah dibajak.

Menurut Telegraph, Direktur Kreatif rumah mode mewah tersebut mengatakan sekelompok geng mengambil alih truk pengiriman yang mengangkut jalur Musim Semi/Musim Panas 2024 perusahaan dari bandara Paris ke kantor pusat Balmain pada Sabtu pagi.

Potongan-potongan itu dijadwalkan akan tampil di runway selama Paris Vogue Week hanya dalam hitungan hari, pada 27 September.

Melalui Instagram untuk mengumumkan berita tersebut kepada 9,8 juta pengikutnya, sang desainer menulis: “Pagi ini saya bangun dengan senyuman. [But then] pengiriman kami dibajak.”

Rousteing, yang memimpin Balmain pada tahun 2011, mengatakan pengemudinya ditemukan selamat, namun truk dan pakaiannya hilang. Dia menambahkan, “Begitu banyak orang yang bekerja keras untuk mewujudkan koleksi ini. Kami melakukan semuanya lagi tapi ini sangat tidak sopan.”

Setelah pencurian tersebut, rekan-rekan desainer berbondong-bondong ke media sosial untuk menunjukkan dukungan mereka. Donatella Versace, misalnya, menulis: “Mengirimkan seluruh cintaku… Saya tahu Anda dan kreativitas Anda akan mampu mengatasi hal ini.”

Sejak 2016, Balmain yang sebelumnya dimiliki secara pribadi kini menjadi milik grup investasi Mayhoola for Investments yang berbasis di Qatar. Sejak saat itu, mereka terus mempertahankan Direktur Kreatif yang kontroversial tersebut setelah ia mengilhami rumah mewah tersebut dengan kode desain hip hop yang segar dan menarik audiens yang lebih muda serta pelanggan selebriti.

[randomize]


Posted

in

by